Persaingan SDM Makin Ketat, Ini Saran Komisioner BNSP Aldo Tobing


Kawani.id | Semarang,-Persaingan Sumber Daya Manusia (SDM) di era revolusi industri 4.0 sangat ketat, industriawan atau pemilik usaha akan mencari atau merekrut tenaga-tenaga terampil siap pakai yang memiliki kompetensi keahlian khusus sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Di era revolusi industri 4.0, tenaga kerja yang memiliki sertifikasi kompetensi sangat mutlak, karena itu akan menjadi dasar kalangan industri atau pemilik usaha merekrut tenaga kerja baru,”kata Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Bonardo Aldo Tobing, dalam keterangan tertulisnya diterima Kawani.id, Selasa (06/10/2020) malam.

Menurut Aldo, di masa pandemic Covid -19 ini, tenaga kerja yang dipertahankan atau tidak dikenakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) umumnya yang memiliki keahlian khusus. Apalagi, pandemi Covid -19 ini, belum tahu kapan berakhir, padahal dampak dari pandemi pun sudah terlihat di mana banyak perusahaan yang melakukan perampingan karyawannya.

“Ketika kesempatan lapangan kerja sedikit, maka hanya SDM yang memiliki kompetensi atau keahlian khususlah yang akan ditarik atau direkrut. Makanya, saya mendorong uji kompetensi intensitasnya diperbanyak, termasuk untuk sektor pariwisata.,”ujar Aldo, saat menjadi narasumber atau pemateri di acara pelatihan asesor kompetensi yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Semarang, Jawa Tengah, Selasa ini.

Lebih lanjut Aldo Tobing mengatakan bahwa untuk memastikan percepatan sertifikasi kompetensi dibutuhkan kolaborasi antara industri, lembaga pendidikan/pelatihan dan sertifikasi kompetensi serta dukungan dari kementerian sektor. Wujud kolaborasi ini, kata Aldo lagi, berupa penggunaan standar kompetensi kerja yang sama, sehingga lulusan pendidikan /pelatihan disertifikasi BNSP, masuk ke industri sudah cocok dengan kebutuhannya.

“Asesor Kompetensi sebagai salah satu sumber daya sertifikasi mempunyai peran penting, karena sebagai garda utama penjaminan mutu sertifikasi, maka dari itu BNSP ingin memastikan setiap asesor kompetensi dibekali dengan kemampuan teknis dan metodologi yang cakap dan terkini,” tutupnya.

Penulis : KWN 06
Editor KWN 01