Kontribusi Besar pada Ekonomi Nasional,Investasi Industri Otomotif Capai Rp 99,16 Triliun

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kawani.id | Jakarta,– Industri otomotif  menjadi sektor andalan dan memberikan kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional, dan telah menyumbang investasi sebesar Rp 99,16 triliun.

“Sektor otomotif telah menyumbangkan nilai investasi sebesar Rp99,16 triliun dengan total kapasitas produksi mencapai 2,35 juta unit per tahun dan menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 38,39 ribu orang,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, dikutip dari laman resmi Kemenperin, Senin (22/02/2021).

Agus mengemukakan, potensi industri kendaraan bermotor roda dua dan tiga di tanah air saat ini terdapat 26 perusahaan, dengan nilai investasi mencapai Rp10,05 triliun dan kapasitas produksi mencapai 9,53 juta unit per tahun dan menyerap tenaga kerja hingga 32 ribu orang.

“Dari sektor otomotif ini memberikan dampak luas kepada lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut,” ungkapnya.

Agus menegaskan, guna mendongkrak kembali produktivitas, penjualan dan daya saing industri otomotif nasional akibat dampak pandemi Covid-19, pemerintah telah meluncurkan berbagai kebijakan atau stimulus untuk sektor ini, diantaranya insentif penurunan PPnBM untuk kendaraan bermotor pada segmen kendaraan dengan CC di bawah 1500, yaitu untuk kategori sedan dan 4×2.

“Langkah ini dilakukan karena pemerintah ingin meningkatkan kembali pertumbuhan industri otomotif, sehingga tetap menjadi sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional,” katanya.

Pemberian insentif PPnBM akan dilakukan secara bertahap selama sembilan bulan, dan masing-masing tahapan akan berlangsung selama tiga bulan. “Besaran insentif ini akan dilakukan evaluasi setiap tiga bulan. Kebijakan ini diyakini akan mendorong demand side dari industri otomotif,” tandasnya. Agus optimistis, kebijakan strategis tersebut dapat mengakselerasi pemulihan industri nasional dan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

“Kami juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pameran virtual Indonesia International Motor Show (IIMS) tahun ini, sebab memiliki peran strategis membantu program promosi dan penjualan industri otomotif di awal tahun 2021,” tutupnya.

Penulis : KWN 01