Dilantik Jadi Ketua Kadin Kabupaten Bogor,Ini Target dari Farda Cs

Pengurus Kadin Kabupaten Bogor

Kawani.id | Bogor,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor,  akan fokus membina pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM) dan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif (Parkeraf). Alasannya karena kedua sektor itu diharapkan menjadi roda pendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid -19.

“Pandemi Covid-19 efeknya bagi ekonomi sangat terasa, di mana banyak sektor yang terkontraksi. Makanya, Kadin di bawah kepemimpinan junior saya Farda Senberra, harus membantu pemerintah dalam upaya memulihkan ekonomi, salah satunya menggerakan sektor UMKM dan Parekraf,”kata Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Kabupaten Bogor, Suryadi,  Senin (22/02/2021).

Ketua Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Cabang Bogor ini optimis, Kadin Kabupaten Bogor, mampu menjawab tantangan berat ini, tak hanya menjadikan pelaku UMKM naik kelas saja, tapi mampu menarik investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Bogor.

“Kalau anak-anak muda kan lebih semangat. Alasan ini yang membuat saya yakin, Kadin di bawah komando Farda, bisa mencapai target yang dicanangkan Kadin Jawa Barat dan pusat, agar  Kadin ikut aktif membantu pemerintah daerah mendorong roda perekonomian yang tertekan selama tahun 2020 lalu karena pandemi,”ujarnya.

Sebagai informasi pengurus Kadin Kabupaten Bogor periode 2021-2025 dengan Farda Sanberra  sebagai ketua Jumát pekan lalu resmi dikukuh Ketua Kadin Jawa Barat Tubagus Aditya, di salah satu hotel yang berlokasi di Kawasan Sentul, Kecamatan Babakanmadang.

“Dengan komposisi pengurus yang milenial, saya yakin Kadin Kabupaten Bogor bisa berbuat lebih dalam mendongkrak kesejahteraan ekonomi warga, khususnya dalam program UMKM yang menjadi unggulan mereka,” kata Aditya.

Lebih lanjut Aditya,  menuturkan program yang diusung Kadin Kabupaten Bogor ini sejalan dengan Kadin Jawa Barat, yang mempunyai program market place sebuah flatform dalam membantu UMKM memasarkan produknya secara digital.

“Sektor UMKM sudah ditetapkan pemerintah pusat sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Makanya, program yang akan dijalankan Kadin, di masa pandemi Covid -19 ini akan lebih fokus membuka pasar bagi produk-produk UMKM, selain tentunya sektor Parekraf. Artinya Kadin, tak melulu menggeluti sektor jasa kontruksi saja,”tegasnya.

Ketua Kadin Kabupaten Bogor Farda Sanberra optimis, pelaku UMKM di Bumi Tegar Beriman akan naik kelas artinya tak sebatas sebagai pekerja saja, tapi sekaligus akan menikmati keuntungan berlipat dari penjualan produknya.

“Saya sudah mempelajari permasalah yang kerap kali dihadapi pelaku UMKM, pertama soal pemasaran dan kedua modal. Nah, untuk pasar, Kadin akan membantunya dengan membuka pasar baru keseluruh Indonesia, semisal untuk produk alas kaki,” ungkapnya.

Farda menyebut, produk alas kaki seperti sepatu dan sandal yang dihasilkan pelaku UMKM Kabupaten Bogor, dari sisi model tidak kalah, bahkan para perajinnya pun sangat lihai. “Permodalan sering kali membuat usaha mereka terhambat maju. Makanya, Kadin akan membantu mereka mengakses pinjaman modal berbunga rendah dari Perbankan melalui dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Insya Allah, dengan kerja keras semua pengurus rintangan yang menjadi penghambat pelaku UMKM naik kelas akan teratasi,” tutupnya.

Penulis : KWN 01