Lukisan Gereja Immanuel Sabet Jawara I, Anggota Fraksi Golkar DPR – RI Bilang Begini

Anggota Fraksi Golkar DPR – RI Wenny Haryanto menunjuk lukisan Gereja Immanuel, karya Sriyanto alias Ragil. Lukisan gereja yang berlokasi di Jalan Pemuda, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat itu dinobatkan sebagai juara pertama lomba lukis bertema cagar budaya Depok. (Foto/IST)

Kawani.id | Depok,- Lukisan Gereja Immanuel, karya sang pelukis Sriyanto alias Ragil, berhasil menyabet predikat jawara I dalam lomba lukis bertema cagar budaya Kota Depok, Jawa Barat yang diinisiasi Taman Budaya Sumur Bandung, wadah yang menjadi tempat ngumpulnya bocah-bocah Depok.

Sang pemenang lomba lukis itu berhak mendapatkah hadiah berupa tropi dan uang dari panitia. Hadiah kepada pemenang lomba diserahkan Wenny Haryanto, anggota Fraksi Golkar DPR – RI, Minggu (04/10/2020) di Sanggar Cagar Budaya Depok, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung.

“Karya lukis anak-anak Depok sudah toplah, pastinya juri sangan sulit mencari yang terbaik dari yang terbaik. Kenapa ? karena karya lukisan peserta sudah memenuhi semua unsur dalam karya lukis,” kata Wenny, usai menyerahkan hadiah kepada jawara I Sriyanto.

Wenny pun akan mendukung, upaya teman-teman Taman Budaya Depok untuk mencari bibit-bibit pelukis, karena Wenny yakin di Kota Depok banyak bibit pelukis, tapi sayangnya mereka itu seperti mutiara-mutiara yang tersembunyi di dalam lautan.

“Cara untuk mengangkat mereka dengan memperbanyak lomba dan pemeran, agar bibit-bibit muda pelukis itu dari sisi mentalnya teruji. Saya akan full mendukung,” ujar anggota Komisi VIII yang berangkat dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat VI itu.

Ketika ditanya apakah penentuan jawara sudah sesuai dengan harapannya, Wenny mengiyakan, apalagi lukisan Gereja Immanuel, di mana menurut Wenny, lukisan gereja tertua di Kota Depok, yang berlokasi di Jalan Pemuda, kawasan Depok Lama, Kecamatan Pancoran Mas itu sangat natural, baik gedung maupun areal di sekitar gereja.

“Gereja Immanueal kan masuk cagar budaya Kota Depok, kelestarian bangunannya pun harus dijaga sebagai warisan sejarah. Nah, melalui goresan tinta di atas kanvas, sang pelukis seperti mengajak penikmat kemasa lalu, feelnya dapatlah jadi pantas juara,” katanya.

Ketua Tim Dewan Juri Lomba Lukis Cagar Budaya Depok. JP Laa Manroe membenarkan, untuk menentukan juara lomba tidak mudah, karena semua karya dari peserta sangat bagus.

“Ini modal untuk menggelar kegiatan serupa dengan tema-tema berbeda. Saya yakin, dari Depok, khususnya dari ajang lomba yang diadakan teman-teman Taman Sumur Bandung akan muncul sang maestro lukis ternama,” katanya.

Sebagai informasi, lomba lukis bertema cagar budaya Kota Depok, berlangsung Minggu (27/09/2020) lalu. Lomba yang baru kali pertama diadakan itu diikuti 45 peserta.

Selain lukisan Gereja Immanuel yang menyabet jawara I, tim juri menetapkan Leo lintang Anies dengan tema Sumur Tujuh Beji, sebagai jawara II dan Rujito, dengan tema lukisan Jembatan Panus, yang membentang di atas aliran Sungai Ciliwung sebagai jawara ketiga.

Penulis KWN05
Editor KWN01